Jumat, 26 Mei 2017

Komponen yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Piano Bekas

Bagi anda yang tertarik dan berminat untuk membeli serta memiliki Second Hand Piano (Piano Bekas), ada baiknya mengecek beberapa bagian atau komponen vital pada Piano:
  1. Keys atau Tuts. Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memperhatikan memainkan tuts piano yang terletak pada bagian luar. Selama melakukan pengecekan terhadap bunyi, jangan lupa periksa posisi tuts, baik yang berwarna putih maupun hitam. Pastikan kondisinya pada posisi yang benar dengan letak yang tersusun rata dan rapi (tidak naik-turun pada deretan hitam maupun putihnya). Sebab, jika permukaan tuts tidak rata, akan berpengaruh terhadap teknik permainannya;
  2. Hammer atau Palu Pemukul. Usia dan penggunaan dalam jangka waktu yang lama merupakan salah satu penyebab utama kerusakan palu pemukul yang yang terletak di dalam piano. Periksa dan lihat apakah ada bagian yang rusak dan perlu diganti. Dicek juga apakah diganti dengan komponen asli dan cocok. Hal ini penting sekali karena, jika palu pemukul penggantinya bukan spare part orisinil atau kompatibel, suara yang dihasilkan tidak sempurna dan dinamikanya tidak jelas;
  3. Serial Number atau Nomor Seri. Pada setiap unit Piano terdapat nomor seri yang terletak pada bagian dalam (biasanya sebelah kanan atas). Masing-masing merk mempunyai karakteristik dan letak nomor seri yang beragam, namun pada dasarnya dapat digunakan untuk mengetahui tahun produksinya. Jadi, dengan mempelajari nomor serinya, anda dapat mengetahui umur pianonya;
  4. String atau Senar Piano. Bagi orang yang awam terhadap alat musik Piano, mungkin akan kaget dan tidak percaya bahwa di dalam alat musik ini terdapat senar. Padahal, bagian ini termasuk dalam komponen yang vital dan sulit untuk diperiksa. Dulu, waktu sekolah di SMU Negeri 3 Slawi (Smugawie) Kabupaten Tegal, pernah tidak sengaja menjumpai Piano (bukan jenis Grand Piano) peninggalan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dibongkar dan dibersihkan (lagi proses perawatan atau maintenance) dan melihat kondisi senar yang meliuk-liuk atas-bawah dan panjang untuk nada rendah serta pendek untuk nada tinggi). Kata Bapak yang mbongkar, iklim atau kelembaban memiliki peran sebagai penyebab karat pada senar dan bisa mengurangi kualitas serta penampilan piano sehingga bisa tidak tahan lama. Kondisi seperti ini, senar Piano bisa putus akibat tekanan saat di-tuning (di-stem); jika berkarat dapat menyebar sehingga mempengaruhi kualitas suara; dan perbedaan suara dapat mempengaruhi  ketepatan nada. Oleh karena itu, bagian ini sangat perlu untuk diperiksa dengan detil.
Bagi anda yang sudah familiar dengan instrumen musik ini mungkin sudah bisa mendeteksi dan mendiagnosa kemampuan serta kendala Piano bekas. Namun, bagi orang awam atau yang sekedar bisa memainkan serta tidak punya banyak waktu untuk mempelajari lebih detai, mungkin membutuhkan personal lain yang bisa dipercaya untuk memberikan informasi dan pertimbangan mengenai kondisi Piano bekas.

Bagi yang berminat membeli Piano Bekas, semoga mendapatkan yang tepat. Bagi yang ragu namun mempunyai budget yang cukup, silahkan membeli Piano baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan menulis komentar untuk kebaikan anda, saya, dan orang lain...